Regenerasi Menjadi Parameter
Ibrahim Zane
Ibrahim Zane
Regenerasi diibaratkan seperti sebuah pohon bambu yang setiap saat, waktu, masa serta setiap zaman akan berubah dan tak bisa dipungkiri muncullah pohon bambu yang baru, maka hal tersebut terjadi pula dalam tubuh organisasi kita ini, dari tahun ke tahun harus terjadi sebuah regenerasi yang baru, karena regenerasi merupakan sebuah hal yang lumrah serta hal yang wajib terjadi dalam sebuah organisasi ataupun dalam tubuh parlemen manapun yang ada diseluruh dunia, terjadinya regenerasi yang baru adalah sebuah pertanda bahwa manusia memiliki perkembangan dalam segi pengetahuan, atituted, serta pola berfikir dan pola penyelesaian masalah yang dihadapi.
Dalam
proses regenerasi ini ada hal-hal yang harus menjadikan sebuah parameter untuk
orang memegang kendali pada saat itu, parameter yang dimaksudkan adalah tentu
parameter yang bagaimana kemudian jikalau parameter ini dapat terpenuhi maka
sejahteralah warga yang ada di dalam tubuh organisasi tersebut.
Maka
dari itu, orang yang memiliki peran yang vital dalam tubuh tersebut harus kuat
dalam berfikir, harus ulet dalam mengajak serta harus tekun dalam menegur dan
harus tegas dalam mengambil sebuah keputusan agar beberapa item tersebut dapat
berkolaborasi dengan baik maka sasaran secara umumnya akan dapat tercapai
dengan sendirinya yaitu kekompakkan untuk menuju sebuah komitmen yang tak akan
tergoyahkan oleh apapun.
Maka
mahu tidak mahu, senang tidak senang siap tidak siap manusia diajarkan untuk
menjadi dewasa lebih awal daripada waktu yang telah mutlak ditentukan maka
jangan jadikan sebuah masalah tersebut sebagai sebuah beban akan tetapi
anggaplah masalah tersebut sebagai sebuah proses pendewasaan dalam menghadapi
sebuah kerasnya hidup dalam hidup, jangan pernah menjadi boneka-bineka yang
bernyawa akan tetapi tidak memiliki roh, jadilah boneka-boneka senantiasa kuat
agar mampu membelokkan arah organisasi ini dari yang buruk menjadi lebih baik,
setidaknya itulah parameter kecil yang harus menjadi prioritaskan dan kita
tempuh dengan jalan apapun, terinpirasilah dari kata pepatah soekarno”Jalan Setanpun Akan Aku Lalui Demi
Kemerdekaan Dan Kesejahteraan Indonesia”.
Mengacu
pada kata pepatah tersebut maka semua orang harus bercermin dengan sebaik-baik
mungkin dan secerdas-cerdas mungkin agar apa yang diharapkan dapat tercapai
dengan begitu mudahnya, karena jalan yang terjalpun akan halal ditempuh demi
satu kata komitmen demi tercapainya sebuah tujuan bersama, maka yakin dan
percaya organisasipun akan berada di atas awang-awang.
Berbicara
mengenai proses regenerasi maka alam pemikiran kita dibayang-bayangi oleh
generasi-generasi muda yang memiliki pemikiran lebih konstruktif dibandingkan
pendahulunya karena berbicara masalah generasi muda maka kita berbicara masalah
keingintahuannya, maka dengan hal tersebut generasi muda memiliki segudang ide,
pemikiran yang dapat merubah segala yang dirasakan salah.
Harapanpun
tertumpu pada pundak-pundak muda kalian, maka berbuatlah sebagaimana mesti apa
yang kalian harus lakuakan utnuk membenarkan bahwa memang kalian para generasi
muda dapat diandalkan bukan hanya di dalam lingkungan yang kecil(organisasi)
akan tetapi dapat diandalakan dalam lingkungan yang lebih luas lagi yaitu dalam
masyarakat
by Ibrahim Zane https://www.facebook.com/iebe.mapeks?ref=ts&fref=ts
rekomendasi find this www.kajiansastra.blogspot.com
by Ibrahim Zane https://www.facebook.com/iebe.mapeks?ref=ts&fref=ts
rekomendasi find this www.kajiansastra.blogspot.com












